Pantun cinta jadul yang gak harus dibaca !!!

Pantun cinta ini dibuat ketika dulu admin sedang kasmaran dengan seseorang. Tidak hanya saya yang bisa membuat pantun cinta sebagus ini, mungkin kalian yang lagi kasmaran dapat membuatnya lebih bagus lagi dari ini. Semoga pantun yang saya bagikan bisa menghibur pembaca

Satu lagi, setelah membaca pantun ini, jangan baper ya

Alangkah harum bunga melati,

kayu lapuk pohon jambu

Jika engkau laksana mentari,

buktikan sinar cahayamu kepadaku

Bakar ikan di tepi kolam,

kolam ikan milik pak abu

Kita berpacaran diam diam,

jangan ada orang yang tau

Awan biru di atas bukit,

dari atas nampak sawah

Perasaan q sangat sakit,

jika engkau marah marah

Banyak bunga di rumah pak mamat,

bunga maelati yang paling indah

Ku berjuang dengan semangat,

untuk masa depanku yang cerah

Baju kemeja warnanya merah,

beli di toko terlalu besar

Bukan maksud q membuatmu marah,

tapi q ingin enkau lebih bersabar .

Buah durian beli di pasar,

makan isinya kulitnya pun dibuang

Jika kita berbuat benar,

jangan takut badai menghadang

Dari pasar pulang kerumah,

membawa roti dengan sayur

Diriku tak akan marah,

jika engkau selalu jujur

Alang alang tumbuh di ladang,

semut merah tinggal ditanah

Apakah engakau tidak memamdang,

jika dirinya adalah orang lemah

Gading gajah putih warnaya,

cemburu itu tanda cinta

Untuk apa kau hidup di dunia,

Jika tidak bertakwa kepadanya

Aku benci tumbuhan benalu,

benalu licik tetapi terlihat lugu

Mengapa q katakan i love you,

karna ku sangat mencintaimu

Kalau suka dengan pantun diatas, jangan sungkan untuk share. Mudah mudahan anda terhibur dan selalu bahagia. Jangan telat untuk membaca pantun pantun dari kami, dipastikan bakal ketawa ketawa sendiri setelah membaca pantun cinta kami 😀

Leave a Reply